Belajar Bermasyarakat, KKN STKIP PGRI Situbondo Ajak Masyarakat Bershalawat

Home / Berita / Belajar Bermasyarakat, KKN STKIP PGRI Situbondo Ajak Masyarakat Bershalawat
Belajar Bermasyarakat, KKN STKIP PGRI Situbondo Ajak Masyarakat Bershalawat Ketua STKIP PGRI Kabupaten Situbondo , Drs. Wiji Hartono, M.Pd saat memberikan sambutan pada acara Pisah Kenang KKN STKIP PGRI Situbondo (FOTO: Uday/ TIMES Indonesia).

TIMESSANGGATTA, SITUBONDO – Mahasiswa KKN STKIP PGRI Situbondo, Jawa Timur, dinyatakan selesai dalam mengabdi dengan menggelar pisah kenang yang diselenggarakan di Kantor Desa Sliwung Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.

Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah mendapat pelajaran lapangan dari masyarakat, Jumat (11/5/2018).

Acara tersebut dikemas dengan pengajian akbar dan shalawat bersama dalam rangka menyambut bulan Ramadlan serta sebagai momentum pisah kenang KKN STKIP PGRI Situbondo.

Mohammad Ali Wafa menyampaikan bahwa keberdaan KKN STKIP PGRI Situbondo di Desa Sliwung selama dua bulan untuk menerapkan pengetahuannya sebagai mahasiswa yang bisa berguna di tengah masyarakat. 

Hadirin.jpg

"Selama dua bulan di Desa Sliwung KKN STKIP PGRI Situbondo telah menjalan beberapa program sesuai dengan rencana, Alhamdulillah semua berjalan lancar, " katanya.

Pengabdian KKN di Desa Sliwung, katanya, salah satu program yang harus dijalankan oleh mahasiswa untuk mempertajam pengetahuannya dilapangan.

Sementara itu, Kepala Desa Sliwung, Veri Anis Saudi mengatakan di hadapan para hadirin, bahwa mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa STKIP PGRI Situbondo yang telah mengabdikan diri di Desa Sliwung.

"Pengabdian selama 2 bulan yang sudah dijalan benar benar membawa perubahan kepada masyarakat Desa Sliwung melalui Pos Daya, Pendidikan dan Keagamaan, " ujarnya.

Pisah-Kenang.jpg

Ketua STKIP PGRI Situbondo, Wiji Hartono, merasa bangga karena kepala desa, Veri Anis Saudi yang meminta untuk hadir pada KKN STKIP PGRI Situbondo walaupun juga mahasiswanya sudah mengundang.

"Lulusan STKIP PGRI Situbondo ternyata tidak hanya melahirkan guru namun bisa menjadi pemimpin desa, " katanya.

Dalam sambutannya, dia berharap agar mahasiswa di STKIP PGRI Situbondo bisa melaporkan selama menjalankan pengabdiannya, di Desa Sliwung, sesuai dengan realita di lapangan. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com