Ahmad Dhafir: Kesenian Tradisional Ojung Harus Dilestarikan

Home / Berita / Ahmad Dhafir: Kesenian Tradisional Ojung Harus Dilestarikan
Ahmad Dhafir: Kesenian Tradisional Ojung Harus Dilestarikan Calon Bupati nomer Urut dua, Ahmad Dhafir, ditemani tokoh masyarakat dan kepala desa, saat menyaksikan kesenian Ojung di Desa Mangli. (FOTO: Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESSANGGATTA, BONDOWOSO – Salah satu khazanah kesenian tradisonal yang ada di kabupaten Bondowoso adalah Ojung. Kesenian ini harus terus dilestarikan.

Hal ini, diungkapkan oleh calon bupati nomor urut dua, Ahmad Dhafir, saat menghadiri pagelaran Ojung di Mangli, Kecamatan Tapen, Bondowoso Jumat (11/5/2018).

Menurutnya, selain nilai estetika yang ditampilkan oleh olahraga tradisional ini, Ojung juga menyimpan banyak nilai, mulai dari pengikat tali persahabatan sampai pengontrol emosi.

“Lihat ketika mereka dipukul, kemudian luka, mereka tidak marah. Setelah selesai mereka saling merangkul,” katanya Ahmad Dhafir.

Kata Dhafir, jika dia dipercaya untuk memimpin Bondowoso, sesuai dengan visi misinya, Ojung akan jadi bagian dari pengembangan potensi wisata Bodowoso yang harus difasilitasi

“Bahkan mungkin dimasukkan ke bagian Cabor. Kemarin Gobak Sodur sudah masuk,” imbuh mantan ketua DPRD Bondowoso tersebut.

Kesenian-Ojung.jpg

Dhafir mengungkapkan sebelum menyaksikan Ojung di desa Mangli, dia sebenarnya sudah menyaksikan Ojung di beberapa tempat lain seperti di Besuk dan Karang Anyar.

Sementara menurut tokoh masyarakat Desa Mangli, H Abdul Fatah, Ojung merupakan budaya turun temurun di Desa Mangli yang terus dilestarikan.

“Itu terbukti dengan antusiasnya masyarakat desa Mangli Wetan, dan sekitarnya dalam menyaksikan Ojung ini,” katanya.

Adapun pagelaran Ojung yang digelar di dusun Andokan, Desa Mangli Wetan kali ini adalah untuk acara Selamatan Desa Mangli.

Sebelum pagelaran Ojung, di malam harinya, tepatnya di balai desa Mangli  dilaksanakan khataman Al-Quran dan doa bersama diikuti oleh semua tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Mangli Wetan.

Fatah berharap, dengan digelarnya kesenian tradisional Ojung ini, warga desa Mangli Wetan dan sekitarnya makin kompak dan solid. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com