Pegawai SPBU Meregang Nyawa di Jalur Pantura

Home / Berita / Pegawai SPBU Meregang Nyawa di Jalur Pantura
Pegawai SPBU Meregang Nyawa di Jalur Pantura Proses evakuasi jasad Fahmi, di depan masjid tiban, Ketapang, Kota Probolinggo. (FOTO: Happy L./ TIMES Indonesia)

TIMESSANGGATTA, PROBOLINGGO – Seorang pegawai SPBU Ketapang, di Jalan Raya Bromo, meregang nyawa di jalur pantura pilang, Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo Jawa Timur. Pengendara motor itu meninggal setelah terlindas truk tronton. Kasus kecelakaan ini pun, sedang ditangani Satlantas Polresta Probolinggo.

Kondisi jasad Fahmi Yusriyansyah (27), warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran masih tergeletak di tengah jalan, warga tak berani mengevakuasi karena luka yang diderita sangat parah. Hingga datang petugas kamar mayat, yang langsung mengevakuasi jasad korban, dari lokasi kecelakaan. Tepatnya di depan masjid tiban, Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo.

Informasi di lokasi, korban hendak pulang dari tempat kerjanya, mengendarai motor sport hitam bernopol N6841SF. Mendekati lokasi, korban menyenggol sebuah becak, yang melaju searah dengannya. Dari arah barat ke timur, jalur pantura Ketapang, Probolinggo.

Akibat dari senggolan itu, korban terjatuh, dan terlempar ke arah tengah jalan. “Nahas, di saat bersamaan, melaju juga truk tronton bernopol W9539UR, yang disopiri warga Sidoarjo. Dekatnya jarak antara korban jatuh dengan truk, membuat tabrakan tak terhindarkan. Korban langsung meninggal, setelah kepalanya terlindas roda truk bagian belakang,” kata salah satu saksi mata, Purwadi, Kamis (10/5/2018) sore.

Jasad korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Moch. Saleh, untuk diotopsi. Sedangkan motor korban, serta truk tronton yang terlibat kecelakaan maut, diamankan oleh Satlantas Polresta Probolinggo. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Probolinggo. Karena masih melakukan proses penyelidikan, terkait penyebab utama kecelakaan maut ini. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com