Sidoarjo Positif Gelar Seminar Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Home / Berita / Sidoarjo Positif Gelar Seminar Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Sidoarjo Positif Gelar Seminar Kesehatan dan Pengobatan Gratis Warga saat mengikuti seminar dan pengobatan gratis yang digelar Sidoarjo Positif di balai Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. (FOTO: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)

TIMESSANGGATTA, SIDOARJO – Komunitas anak muda yang tergabung dalam Sidoarjo Positif menggelar seminar kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (5/5/2018)

Seminar dengan tema Kesehatan Kolesterol dan Diabetes tersebut diikuti puluhan warga usia lanjut atau lansia asal desa setempat, dengan pemateri dr Iyzul Milady dan dr Didit.

Sementara untuk pemeriksaan kesehatan gratis melayani warga yang mengeluhkan kolesterol, gula darah dan reumatik.

Kepada TIMES Indonesia pendiri Sidoarjo Positif, Satya Adhi Wicaksana mengatakan, pihaknya sengaja mengambil tema pemeriksaan kesehatan diabetes, kolesterol, gula darah dan rematik. Nama-nama persoalan kesehatan ini banyak diderita masyarakat akibat kurang pahamnya pencegahan dan penanganan yang baik.

“Itu penyakit-penyakit umum yang sering diremehkan, padahal bisa berdampak fatal apabila tidak ditangani atau dicegah secara baik dan benar. Itu yang ingin kita sampaikan dalam kegiatan kami hari ini," kata Satya.

Sementara itu, dr Iyzul Milady dalam seminar mengungkapkan jika penyakit diabetes cenderung rawan dialami orang yang sudah berusia di atas 45 tahun. Namun penyakit ini bisa diderita mereka yang masih kurang dari usia 45 tahun, apabila tidak memperhatikan pola hidup dan pola makan yang benar.

Seperti faktor kegemukan, kurangnya aktivitas, kolesterol, hipertensi, riwayat toleransi glukosa ataupun riwayat jantung, adalah beberapa penyebab munculnya diabetes.

“Jadi yang sudah memiliki riwayat penyakit, atau keturunan penyakit dari orang tuanya, harus lebih bisa menjaga diri terutama pola makannya,” ungkap dr Iyzul.

Iyzul menambahkan jika selain pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, penyakit-penyakit tadi muncul karena kurangnya pengetahuan masyarakat. 

"Seminar kesehatan dengan tema Kesehatan Kolesterol dan Diabetes menjadi salah satu upaya untuk mengurangi penderita penyakit-penyakit tersebut. Semoga kegiatan seminar seperti ini bisa sesering mungkin digelar didesa desa lainnya," imbuhnya.

Sementara Yasak (67) warga RT 6 RW 3 Desa Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengapresiasi kegiatan Sidoarjo Positif yang di dalamnya terdiri anak-anak muda itu.

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini bisa mengurangi beban biaya pengobatan warga sini. Terima kasih sudah ada pengobatan gratis yang digelar Sidoarjo Positif ini,semoga bisa digelar lagi di sini," kata Yasak, yang 5 tahun mengalami sakit rematik.

Perlu diketahui Sidoarjo Positif adalah komunitas anak muda yang dulunya hanya aktif bersosialisasi lewat dunia maya atau internet. Mereka kemudian mencoba untuk kopi darat berkumpul bersama dan melakukan sejumlah kegiatan positif. 

Sebelum seminar dan pengobatan gratis ini, mereka juga sudah melaksanakan kegiatan Ngaji Medsos beberapa pekan lalu diYayasan Al Islamiyah Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo dengan pemateri Kapolresta Sidoarjo, Pimpinan Redaksi TIMES Indonesia dan Pimpinan Redaksi NUkita.

Lewat Ngaji Medsos itu mereka mengajak netizen atau warganet untuk bijak dalam ber-media sosial, terutama saat menyikapi berita yang provokatif atau menyebar kebencian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya atau berita hoaks(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com